Tampilkan postingan dengan label Fiksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fiksi. Tampilkan semua postingan

Di balik sebuah lagu


Tak kan pernah habis airmataku,
Bila ku ingat tentang dirimu,
Mungkin hanya kau yang tahu,
Mengapa sampai saat ini ku masih sendiri
Adakah di sana kau rindu padaku,
Meski kita kini ada di dunia berbeda,
Bila masih mungkin waktu kuputar, kan kutunggu
dirimu
Chorus:
Biarlah ku simpan, sampai nanti aku kan ada di
sana
Tenanglah dirimu dalam kedamaian
Ingatlah cintaku, kau tak terlihat lagi
Namun cintamu abadi.

Pasti kalian pernah mendengar lyric lagu diatas,ea itu lagu kerispatih mengenangmu.ada apa di balik lagu itu?ya yg pasti ada para personil nya,haha...bukan itu ce,aku mau sedikit cerita tentang lagu itu,Ada dua sahabat yg tk terpisahkan ,mereka tu bagaikan hujan yg membri air pada tanaman,membri pelengkap di setiap kekurangan,singkat cerita,mereka selalu brsama tk terpisahkan,sampai sampai mereka brjanji,dikala suatu saat nanti salah satu di antara mereka telah tiada mereka takan pernah melupakan ataupun mencari pengganti untuk menggantikan yg telah tiada,hingga akhirnya waktu itupun tiba salah satu dari mereka harus pergi untuk selamanya,tpi seblum pergi daman,sebut za daman yg mau pergi,daman brkata pd temannya.
"man,ingatkah km dgn janji kita untuk saling mengenang dikalau diantara kita tlah tiada,masihkah itu akan brlaku??
'!Temannya pun menjawab,dn apakah km pun ingat yg pernah kau katakan padaku,bahwa jari tangan ada 5 mereka selalu bersama tak pernah terpisahkan hingga suatu saat salah satu jari patah,tentu semua akan brfikir jari itu tinggal 4,tp tau kah bagi ke4 jari yg lain nya dia selalu ada karena dia meninggalkan jejak yaitu bekas patahannya,dan jejak itu akan menemani ke4 jari yg lain walau tak nampak di mata mereka,karena jejak yg ditinggalkan..
Begitu pun dgn kita walau aku harus kehilangan kamu tp kamu akan selalu ada dan menemani aku hingga aku menyusul mu di kemudian hari,kau tau kenapa daman?
Daman''kenapa?
Karena kau tlah meninggalkan jejak dalam hidupku yaitu sebuah persahabatan,dan itu kan ku simpan sampai nanti aku kan ada di sana...

Sebutir Kacang Hijau


Di negeri kacang hiduplah berbagai spesies
kacang. Diantara para kacang, adalah sebutir
kacang hijau yang merasa tidak percaya diri. Dia
merasa dirinya begitu tidak berharga. Tidak ada
apa-apanya dibandingkan spesies kacang yang
lain. Apalah arti sebutir kacang hijau,
pikirnyaSuatu hari kacang hijau melihat kacang
panjang berjalan melewatinya. Ia pun merasa
rendah diri dan bergumam dalam hatinya,
“ Kacang panjang itu keren sekali. Walaupun
namanya kacang, tapi tubuhnya panjang, keren.
Jauh sekali bila dibandingkan diriku yang kecil dan
jelek ini. Apalah artinya diriku ”
Keesokan harinya kacang hijau berpapasan
dengan kacang tanah. Ia tidak berani menatap
wajah kacang tanah yang tersenyum padanya.
“ Wah..kacang tanah sedang senyum dengan
siapa ya…Tapi yang jelas gak mungkin senyum
dengan aku. Apalah aku ini. Dia kan populer. Di
berbagai jenis makanan selalu ada dia. Belum lagi
dia sering tampil di iklan-iklan televisi. Mana
pantas aku bergaul dengan dia ”
Di hari yang lain, berjumpa pula kacang hijau
dengan kacang kedelai. Ketika kacang kedelai
hendak menyapanya, kacang hijau sudah kabur
duluan. “Wah..wah..mana pantas aku bergaul
dengan kacang kedelai. Dia kan selebritis. Sumber
protein istimewa yang diolah menjadi berbagai
makanan. Berbagai buku kesehatan juga
membahas dia. Belum lagi iklan snack dan susu
kedelai yang dibintanginya. Sedangkan aku paling
jauh cuma sampai gerobak bubur kacang hijau ”
Hari demi hari berlalu. Kacang hijau telah bertemu
kacang polong, kacang merah, kacang mete,
sampai kacang hazelnut. Setiap kali itu pula ia
hanya bisa tertunduk tidak percaya diri ketika
berpapasan dengan mereka. Berulangkali kacang
hijau hanya mengeluhkan betapa tidak berharga
dirinya.
Suatu ketika kacang hijau berpapasan dengan
sebutir kacang aneh. Entah spesies apa, tapi
tampaknya sudah tua sekali. Melihat kacang hijau
yang murung, kacang itu pun bertanya padanya.
“Hey kacang hijau, mengapa kamu murung
begitu? Ada masalah?”
“Emm…Tidak…Tidak ada apa-apa..”
“Yang benar? Bila ada masalah ceritakan saja.
Siapa tahu aku bisa bantu”
“ Eh…Sebenarnya aku merasa tidak percaya diri.
Diriku begitu tidak berharga. Kecil, jelek, tidak
populer. Dibandingkan kacang-kacang lainnya.
Mereka semua punya keistimewaan masing-
masing. ”
“Mengapa kamu bisa bilang dirimu tidak
berharga? Coba dengarkan cerita berikut”
Sebutir kacang tua yang bijaksana itu mulai
menceritakan sebuah cerita inspirasi pada
kacang hijau. “Zaman dahulu kala, penduduk di
negeri seberang menderita kelaparan berat.
Semua tanamannya terserang hama dan
penyakit. Akhirnya mereka dapat tetap bertahan
hidup dengan mengkonsumsi kacang. Tahukah
kamu kacang apa itu? Itu kacang hijau …
leluhurmu. Kacang hijau yang dapat hidup
dengan mudah di tengah kondisi seperti itu telah
menyelamatkan penduduk di sana ” . Cerita
inspirasi itu sedikit demi sedikit mulai
membangkitkan rasa percaya diri kacang hijau.
“Tahukah kamu bahwa dirimu sebenarnya sangat
berharga. Keunggulanmu adalah kamu dapat
hidup dengan mudah, tidak butuh banyak
perawatan. Lalu tubuhmu juga mengandung
vitamin B yang sangat berharga. Dan sebenarnya
kamu juga dapat diolah menjadi berbagai
makanan ”
“Benarkah?”
“Iya..dan tahukah kamu satu hal yang paling
penting?”
“Apa itu, kek?”
“Semangkok bubur kacang hijau telah
memberikan senyuman bagi jutaan keluarga di
muka bumi ini. ”
Cerita inspirasi dan nasehat yang diberikan
kacang bijaksana itu telah membangkitkan rasa
percaya diri dalam dirinya. Kacang hijau telah
menemukan solusi tidak percaya dirinya. Sejak
saat itu ia lebih menghargai dirinya serta
memaksimalkan semua potensi dirinya. Bahkan
kacang hijau telah menerima tawaran iklan
sebuah minuman kotak.
Pelajaran apa yang bisa dipetik dari cerita inspirasi
di atas? Bahwa kita sering kali membanding-
bandingkan diri kita dengan orang lain. Seringkali
kita terlalu memandang tinggi orang lain dan
terlalu meremehkan diri kita sendiri. Seperti kata
pepatah, rumput tetangga selalu terlihat lebih
hijau. Dan akhirnya itu membuat kita tidak
percaya diri.
Benarkah orang lain sedemikian hebatnya?
Benarkah diri kita demikian jeleknya?
Kemungkinan besar tidak. Masalahnya hanya
pada cara pandang kita. Kita hanya perlu
mengganti kacamata / persepsi kita. Daripada
membanding-bandingkan dengan orang lain,
mungkin lebih baik kita lebih fokus pada kelebihan
diri kita. Mari belajar untuk mensyukuri semua
potensi yang kita miliki dan diasah agar menjadi
maksimal. Semoga sepenggal cerita inspirasi ini
dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Bebek dan seokor ayam


Sepasang pengantin baru tengah
berjalan bergandengan tangan di
sebuah hutan pada suatu malam
musim panas yang indah, seusai
makan malam. Mereka sedang
menikmati kebersamaan yang
menakjubkan tatkala mereka
mendengar suara di kejauhan,
“Kuek! Kuek!”
“Dengar,” kata si Istri, “itu pasti suara ayam.”
“Bukan, bukan. Itu suara bebek,” kata si suami.
“Nggak, aku yakin itu ayam ,” si istri bersikeras.
“Mustahil. Suara ayam itu ‘kukuruyuuuk!’, bebek
itu ‘kuek! kuek!’ Itu
bebek, Sayang,” kata si suami dengan disertai
gejala-gejala awal kejengkelan.
“Kuek! Kuek!” terdengar lagi.
“Nah, tuh! Itu suara bebek,” kata si suami.
“Bukan, Sayang. Itu ayam. Aku yakin betul,”
tandas si istri, sembari menghentakkan kaki.
“Dengar ya! Itu a… da… lah… be… bek, B-E-B-E-K.
Bebek! Mengerti?” sisuami berkata dengan gusar.
“Tapi itu ayam,” masih saja si istri bersikeras.
“Itu jelas-jelas bue… bek, kamu… kamu….”
Terdengar lagi suara, “Kuek! Kuek!” sebelum si
suami mengatakan
sesuatu yang sebaiknya tak dikatakannya.
Si istri sudah hampir menangis, “Tapi itu
ayam….”
Si suami melihat air mata yang mengambang di
pelupuk mata istrinya,
dan akhirnya, ingat kenapa dia menikahinya.
Wajahnya melembut dan
katanya dengan mesra, “Maafkan aku, Sayang.
Kurasa kamu benar. Itu memang suara ayam
kok. ”
“Terima kasih, Sayang,” kata si istri sambil
menggenggam tangan suaminya.
“ Kuek! Kuek!” terdengar lagi suara di hutan,
mengiringi mereka berjalan bersama dalam cinta.
Maksud dari cerita bahwa si suami akhirnya sadar
adalah: siapa sih
yang peduli itu ayam atau bebek? Yang lebih
penting adalah keharmonisan mereka, yang
membuat mereka dapat menikmati kebersamaan
pada malam yang indah itu.
Berapa banyak pernikahan yang hancur hanya
gara-gara persoalan sepele?
Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal
“ ayam atau bebek”?
Ketika kita memahami cerita tersebut, kita akan
ingat apa yang
menjadi prioritas kita. Pernikahan jauh lebih
penting ketimbang mencari siapa yang benar
tentang apakah itu ayam atau bebek. Lagi pula,
betapa sering kita merasa yakin, amat sangat
mantap, mutlak bahwa kita benar, namun
belakangan ternyata kita salah? Lho, siapa tahu?
Mungkin saja itu adalah ayam yang direkayasa
genetik sehingga bersuara seperti bebek!

Si C dengan kisahnya

Suatu masa dikala C masih kecil dimana dia tinggal di sebuah perdesaan yg bisa di bilang tdk terlalu sepi,di sebuah kampung itulah dia lahir dan tumbuh dewasa,dian tumbuh dgn kesederhanaan,tp dia tdk kekurangan semua bisa tercukupi walaupun dia hanya seorang anak yg ayah dan ibunya tdk bersama lagi,dia anak kedua dari dua brsodara.
Dgn kakanya dia hanya berbda 3th saja.
Tp dia dan kakanya,tdk seperti kaka dan adik seperti pda umumnya yg selalu bisa saling bercanda brmain saling suport dan mungkin bisa saling curhat juga :-D tp tdk dgn dia.
Dia dan kakanya hanya saling berbicara,bila memang ada yg harus dan perlu untk di bicarakan.
Oya balik lagi ke inti cerita,si C seorang anak yg suka menyendiri dan tdk suka keramaian,dia lbih suka menghabiskan sisa waktunya di hari2nya dgn melakukan hal yg menurut dia,dia menyukai.tp dia juga suka sesekali membuka diri pd orang lain,tpi tdk pda orang yg sembarangan,ea dia membuka dirinya hanya pada orang yg menurutnya dia serek untk dia bisa brbagi,mungkin itu saja sedikit tentang latar belakang si C,di masa kecil,nanti kan ku ceritakan lagi tentang si C ini sampai selesai,tp untuk kali ini mungkin cukup sampai dulu karna saya harus mencari ide untuk mengxpresikan crita ini terlebih dahulu supaya bisa lebih nyata dan mudah di pahami,ok sob thx dah mau baca,dn jika mau mengetahui cerita lanjutan dari kisah si C tungguin aja ea...

Entri Populer

Catagory

#top I Pemilik script aztanz lie ziear copyright 2011
Bandung - 4 blogger.com