Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

80% Balita Menggunakan Internet


HAMPIR 80% persen balita di Amerika Serikat
menggunakan internet setidaknya steiap minggu.
Laporan yang dirilis organisasi pendidikan non
profit Joan Ganz Cooney Center dan Sesame
Workshop, data dari tujuh studi baru
menunjukkan banyak balita begitu mudah
mengkonsumsi semua jenis media digital.
Apalagi kini telah tersedia televisi internet, yang
memudahkan sejumlah anak menjelajahi situs.
Analisis ini menemukan bahwa selama
seminggu, anak-anak menghabiskan tiga jam
sehari untuk menonton dan mengginakan televisi.
Dari waktu yang dihabiskan anak-anak pada
semua jenis media, televisi menyumbang 47%.
Dalam satu studi menunjukkan lebih dari 60%
anak di bawah usia tiga tahun menonton video
online. Sementara itu anak-anak usia 8-18 tahun
mengkonsumsi sekitar 20% dari konten video
online mereka, melalui ponsel atau perangkat
portable lain seperti iPod.
Sebuah studi yang dilakukan Nielsen pada 2010
menunjukkan bahwa 36% anak-anak usia 2-11
tahun menggunakan media internet dan televisi
secara bersamaan. Mereka menghabiskan waktu
sekitar 5,5 jam setiap hari.

Konten MHTML Rentan Diserang Browser


KONTEN MHTML di Internet Explorer dinilai
cukup rentan. Apabila pengguna akan
menggabungkan berbagai jenis file, menjadi satu
file tunggal, pengguna justru menjadi target
serangan browser.
Sistem ini mengeksploitasi kelemahan yang
membuat situs menjadi berbahaya. Sistem
tersebit memikat pengguna, kemudian memaksa
browser pengguna menjalankan kode Javascript.
Kode ini dapat mengakses informasi dari browser
pengguna, menarik user untuk menginstal kode
tambahan yang membuka sistem hacks
tambahan.
''Hasil akhir dari jenis kerentanan script dikodekan
dalam link yang dieksekusi dalam konteks
dokumen atau sasaran situs,'' tulis Dave Ross dan
Chengyun Chu pada blog Microsoft Security
Research & Defense.
Eksploitasi MHTML awalnya diterbitkan pada situs
WooYun. Microsoft mengakui masalah ini kepada
penasehat keamanan pada Januari lalu. ''Kami
memperhatikan beberapa serangan yang
bertarget, dan tampaknya bermotif politik
terhadap pengguna kami,'' tulis anggota Tim
Keamanan Google dalam posting blog.
Baik Google maupun Microsoft masuk ke setiap
detail tambahan untuk pengguna yang menjadi
target serangan. Microsoft telah membuat rilis â
€˜ Fix It’ sebagai solusi untuk memerangi
masalah ini , tapi belum ada waktu yang
ditetapkan untuk â €˜patch’ penuh ke browser.
Menurut Wolfgang Kandek dari Qualys, penyedia
manajemen solusi untuk jaringan keamanan
mengatakan bahwa serangan itu akan bekerja
pada penguna yang menjalankan Internet
Explorer dan Microsoft yang telah diverifikasi.
Serangan itu bekerja pada kerentanan Windows
tertentu.
''Firefox dan Chrome tidak terpengaruh dalam
konfigurasi default mereka, karena tidak
mendukung MHTML tanpa instalasi khusus modul
â €˜add-on’,'' tulis Kandek.

WebOS Siap Diintegrasikan ke PC


HewletPackard (HP) semakin serius
mengintegrasikan WebOS ke PC. Sebelumnya
sistem operasi tersebut ditanamkan dalam
perangkat mobile.
CEO HP Leo Apotheker mengumumkan bahwa
HP akan mengaplikasikan WebOS pada setiap PC
mulai 2012. HP mengambil alih WebOS tahun lalu
setelah melakukan pembelian Palm sebesar US$
1,2 miliar. Apotheker menawarkan WebOS untuk
produk PC HP.
Langkah ini dimaksudkan untuk membantu
WebOS menjadi sistem operasi multi platform,
yang berjalan pada perangkat dari ponsel pintar
untuk PC tablet.WebOS tidak akan menggantikan
sistem operasi pada PC melainkan berjalan di atas
Windows untuk memulai aplikasi WebOS.
HP sebelumnya telah mengumumkan rencana
mendorong WebOS di PC bulan lalu. Namun saat
itu HP tidak mengungkapkan ruang lingkup
komitmennya terhadap sistem operasi.
Kelangsungan hidup WebOS sebagai platform
memiliki kelemahan utama, karena kurangnya
perangkat lunak yang mendukungnya. Untuk
perbandingan iOS Apple saat ini mempunyai
sekitar 350.000 aplikasi, Android 250.000 aplikasi
dan WebOS sekitar 6000 aplikasi.

Facebook Sediakan Aplikasi Cegah Bullying


Facebookmengambil langkah untuk
melindungi pengguna dari aksi bullying yang
dilakukan di dunai maya. Langkah ini merespons
keinginan pemerintah AS untuk mencegah
bullying.
Facebook dalam pernyataannya mengatakan akan
menyediakan aplikasi yang melindungi pengguna
dari tindakan bullying. Sebaliknya Facebook akan
menciptakan banyak laman yang bisa memupuk
rasa kuat masyarakat di jejaring sosial, termasuk
menciptakan budata menghormati di antara
pengguna Facebook.
Perubahan baru dalam Facebook ini meliputi dua
aspek utama, yakni keamanan ditingkatkan engan
sumber daya multi media yang lebih baik, serta
adanya ruang untuk pelaporan bagi pengguna ,
apabila ditemukan adanya konten yang
menyinggung bullying.
Pengguna juga diberi dua pilihan baru yang lebih
komunikatif dan sosial. Pilihan laporan antarmuka,
yakni pengguna dapat memulih target pesan
pribadi yang diposting, yang isinya menyangkut
masalah bullying.
Pengguna juga bisa melapoorkan konten tersebut
ke Facebook, sekaligus menyertakan figur otoritas
terpecaya, seperti guru, orang tua, sebagai kontak
dalam laporan insiden.
Sedangkan untuk memperbarui Safety Center ,
Facebook akan membawa video pendidikan baru,
yang diolah oleh para pakar dan pemerhati
bullying, yang nantinya bisai diunduh para
pengguna, Termasuk dibagikan ke teman lain
untuk bisa didiskusikan.
Facebook meminta agar para remaja yang masuk
dalam jejaring sosial tersebu, ikut aktif dalam
mencegah terjadinya bullying di dunia maya.

Izin Sakit Cukup Dengan Aplikasi Di iPhone


APLIKASIiPhone dan Android bisa membantu
para karyawan untuk menemukan alasan untuk
tidak masuk kerja.
Skiver yang dikembangkan perusahaan yang
berbasis di Gateshead membantu karyawan
untuk memberikan alasan yang tepat, bila tidak
bisa masuk kerja.
Sistem dalam aplikasi ini gratis. Pengguna tinggal
memasukkan jumlah hari yang diinginkan untuk
tidak bekerja. Skiver kemudian akan
menyarankan untuk menikmati hiburan seperti
menonton bioskop, musik, dan acara lainnya
Aplikasi di iPhone dan pengguna Android bisa
menolong pekerja mengambil alasan untuk tidak
bekerja karena sakit. Skiver yang dikembangkan
oleh perusahaan yang berbasis di Gateshead
membantu pekerja menemukan alasan untuk
tidak masuk kerja.
Sistem dalam aplikasi gratis ini, pengguna tinggal
memasukkan jumlah hari yang diinginkan untuk
tidak bekerja. Skiver kemudian akan
menyarankan untuk menikmati hiburan seperti
menonton bioskop, musik, dan acara lainnya
bukannya pergi bekerja.
Gospelware, perusahaan pengembang Skiver
menjelaskan sebagian besar karyawan harus
mengambil waktu istirahat. Dan aplikasi ini
memungkikan pengguna melakukannya.
Menurut CBI, organisasi pembuat kebijakan dan
legislator di Inggris, biaya cuti sakit setiap
tahunnya sebesar US$ 27,2 triliun, dengan izin
sakit sebanyak 180 juta hari selama 2009.

Entri Populer

Catagory

#top I Pemilik script aztanz lie ziear copyright 2011
Bandung - 4 blogger.com